Author: Gusti Bintang Kusumaningrum

  • Can I Call U, Love? – #10 Saksi

    Lupakan. Lupakan kejadian-kejadian yang lalu, yang sudah-sudah, yang kemarin, biar jadi memori untuk dikenang. Sekarang, berjalan sendiri-sendiri adalah jalan keluar yang baik. Bukan untuk disesali karena telah bertemu, karena setiap pertemuan, ada perpisahan. Pertemuan singkat dengannya nyatanya pernah membuatku tertawa, merasa nyaman, merasa bahwa aku saat itu memiliki polisi yang siap menjagaku seharian penuh, meski…

    Continue Reading

  • , ,

    RRI Beri Sosialisasi Mahasiswa Semarang Tentang Pesta Demokrasi

    Pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia pada 17 April mendatang, menyita perhatian warga untuk berlomba-lomba mendukung dan berusaha memenangkan pasangan calonnya masing-masing. Sampai warga menghalalkan segala cara untuk membuat pasangan calonnya menang. Pesta demokrasi ini berlangsung ramai terlebih adanya pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden untuk periode 2019-2024 ini. Radio Republik Indonesia (RRI) Kota…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #9 Bumerang

    Meski sempat renggang, tapi keadaan memaksa kami untuk tetap merapat. Sekalipun lebih banyak bungkam ketika dua manusia canggung dipertemukan. Namun inilah kenyataannya. Kemudian kami mulai terbiasa kembali dengan situasi seperti ini. Sekarang ini bersyukur karena kampus sudah memberikan libur meski, ya, singkat. Tapi begitu banyak kisah yang terjadi dengan kami selama liburan. Semuanya kembali berantakan.…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #8 Sepotong Black Forest yang Menjauhkan

    Hari ini bukan hari baik pula bagiku. Kukira akan ada rencana pengganti makan malam kemarin yang tertunda. Bukan ternyata. Tugas-tugas menjelang UAS memberatkan kami. Sepulang kuliah, sekitar pukul 16.45, aku tiba di lantai 2 gedung kegiatan mahasiswa. Meletakkan ranselku yang berat, cukup banyak mata kuliah hari ini yang mengharuskanku membawa modul pula. Laptop yang kutenteng,…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #7 Tertunda

    Hari ini melelahkan. Tiga kali kelas, tiga kalinya pula aku harus presentasi di depan kelas. Sungguh, semalam aku hampir gila rasanya. Materi ini belum selesai, materi itu belum kupelajari, materi yang satunya malah sedang ku proses. Belum lagi aku harus berbicara didepan forum organisasiku. Hampir muak rasanya. Ingin kabur dari semua kegiatan. Tapi superegoku menahan…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #6 Basah Kuyup

    Hari ini Kamis manis, bersama kenangan manis pula didalamnya. Aku berada dalam ruang organisasiku berdua. Hanya berdua. Sebenarnya karena ditinggal satu-satunya temanku yang tadinya berada disini, untuk membeli makan. Tertinggallah aku, bersama dengannya. Diam, hening, dan ingin pulang. Adakah orang yang senang karena tidak dianggap ada? Ditinggal mendiam diri dan duduknya memunggungiku. Seperti aku tidak…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #5 Pamit

    Pagi itu aku malas sekali keluar kamar. Aku masih ngantuk, setelah Shubuh aku belum lelap lagi. Ditambah kabar kelas pagi ku kosong yang tiba-tiba muncul di notifikasi, senang. Akhirnya aku bisa tidur lagi. Ah, ternyata hanya bisa ditambah sekitar 45menit, sial. Hanya rebahan di atas kasur, mendengarkan lagu-lagu Ed Sheeran. Tiba-tiba saja aku ingat, ada…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #4 Cerita Kehujanan

    Bersyukur aku sudah di kos, tapi tak tahu tentangnya. Kurasa ia kehujanan, mungkin sedang berteduh di ruko-ruko pinggir jalan dengan orang-orang yang tak dikenal, kedinginan. Aku menelponnya, memastikan ia akan baik-baik saja. “Sudah sampai di rumah?”, tanyaku mengkhawatirkannya. “Belum, ini lagi neduh di pinggir jalan”, jawabnya sedikit teriak, karena hujan sangat lebat. “Are you okay?”,…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #3 Sebelum Hujan Turun

    Seusai kelas, sore itu kami berdua masih tertinggal dengan beberapa mahasiswa lainnya. Ia menghampiriku dan mengajakku untuk makan siang, karena sebelum kelas ini, kami berdua belum sempat untuk makan siang. “Makan yuk, aku yang traktir. Ada warung baru di belakang kampus”, ajaknya. “Hmmm boleh kalo ditraktir mah ayok”, jawabku dengan sedikit bercanda. “Kalau nggak aku…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #2 Tatapan Canggung

    Setelah kencan pertama kita berhasil, kupikir kita akan baik-baik saja bersikap. Namun yang terjadi pada akhirnya tiba-tiba muncullah perasaan canggung yang seketika menghentikan tatapanku yang sengaja kuperlihatkan seperti tidak sengaja, aku pura-pura. Siang itu kita duduk dibangku kelas secara berjauhan. Dia lebih memilih duduk didepan, tidak sepertiku, memilih kursi belakang supaya tidak terlihat dosen jika…

    Continue Reading

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports