Category: Sastra Budaya

Link Utama

  • ,

    Pulang

    Hai Bujang, tidakkah kau ingin kembali? Tak adakah sanak saudaramu yang kau rindukan? Kembalilah Bujang, kembali ke Kampungmu, disana Kampung yang dulu kau elok elokan padaku Tengoklah ayah dan ibumu sanak famili yang selalu menanti Hai Bujang Ayah ibumu pasti sudah lama menanti Atau bahkan mereka sudah lelah menantimu pulang Bujang Bujang Sudah cukup ilmu…

    Continue Reading

  • ,

    TERIMA KASIH

    Sudahkah kau ucap 2 kata yg sering lupa terkata?Bukan “Aku Cinta”, “Rasa Cinta” atau apa yg ada dikepala cintamu itu Kata itu hanya “Terima kasih”Dua kata yg sering lupa kau ucapKetika ibumu telah repot-repot membangunkanmu Ketika ayahmu mengantarmu ke sekolahKetika adikmu memberimu kue favoritnyaKetika kau turun dari naik ojekAtaupun ketika selesai memesan makanan Dua kata…

    Continue Reading

  • ,

    She is My Eyes

    Tuhan, ujian apa lagi ini? Hitam dan gelap. Aku dimana? Apa yang terjadi pada diriku? Apa ini? Aku merasakan banyak sekali alat-alat asing yang menempel pada wajahku. Apa lagi ini? Jarum? Baunya alkohol, sebenarnya aku dimana? Ah, sudahlah jika ini memang terjadi, ini sudah kehendak Tuhan. Satu tahun kemudian… Hai, namaku Rian. Aku merupakan anak…

    Continue Reading

  • ,

    Jatuh Cinta

    >Hey, siapa cinta pertamamu? <Emm.. siapa ya >Pasti si dia ya? <…… Satu pertanyaan yang pastinya pernah dilontarkan oleh segelintir orang yang notabenenya sangat senang sekali mengingat masa lalu. Tapi kalau boleh aku berkata, mengapa cinta pertama selalu dikaitkan dengan sesama manusia, kenapa tidak batu, air,tanah,api, atau bahkan laptop, handphone? Mengapa harus manusia? Sejenak aku…

    Continue Reading

  • ,

    Menciummu

    Bunga di pagi hari itu sangatlah indah. Rasanya… Ingin sekali mencium semerbak harumnya hingga masuk ke dalam dada. Lalu kupejamkan mata sembari menikmati suara alam ini. Terlintas dipikiranku. Aku pernah merasakan kenikmatan dan kenyamanan ini. Iya, aku pernah merasakan ini semua. Tapi kapan? Kupejamkan mata ini lebih dalam lagi. Aku paksa pikiran ini untuk mengingatnya,…

    Continue Reading

  • ,

    Prasastiku

    Aku Mencintaimu Sungguh Namun arah mata angin kita sungguh berbeda Memang benar kau yang meruntuhkan dinding kokohku Melumatkan batu dalam pikiranku Juga memberi sejuk dalam malamku Tapi hei… Kita sungguh sangat berbeda Aku memang benar mencintaimu Tapi jendela ini benar-benar sulit untuk dibuka Seberapa keras aku mencoba Sungguh… Aku sangat mencintaimu Namun kau ada dalam…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #10 Saksi

    Lupakan. Lupakan kejadian-kejadian yang lalu, yang sudah-sudah, yang kemarin, biar jadi memori untuk dikenang. Sekarang, berjalan sendiri-sendiri adalah jalan keluar yang baik. Bukan untuk disesali karena telah bertemu, karena setiap pertemuan, ada perpisahan. Pertemuan singkat dengannya nyatanya pernah membuatku tertawa, merasa nyaman, merasa bahwa aku saat itu memiliki polisi yang siap menjagaku seharian penuh, meski…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #9 Bumerang

    Meski sempat renggang, tapi keadaan memaksa kami untuk tetap merapat. Sekalipun lebih banyak bungkam ketika dua manusia canggung dipertemukan. Namun inilah kenyataannya. Kemudian kami mulai terbiasa kembali dengan situasi seperti ini. Sekarang ini bersyukur karena kampus sudah memberikan libur meski, ya, singkat. Tapi begitu banyak kisah yang terjadi dengan kami selama liburan. Semuanya kembali berantakan.…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #8 Sepotong Black Forest yang Menjauhkan

    Hari ini bukan hari baik pula bagiku. Kukira akan ada rencana pengganti makan malam kemarin yang tertunda. Bukan ternyata. Tugas-tugas menjelang UAS memberatkan kami. Sepulang kuliah, sekitar pukul 16.45, aku tiba di lantai 2 gedung kegiatan mahasiswa. Meletakkan ranselku yang berat, cukup banyak mata kuliah hari ini yang mengharuskanku membawa modul pula. Laptop yang kutenteng,…

    Continue Reading

  • Can I Call U, Love? – #7 Tertunda

    Hari ini melelahkan. Tiga kali kelas, tiga kalinya pula aku harus presentasi di depan kelas. Sungguh, semalam aku hampir gila rasanya. Materi ini belum selesai, materi itu belum kupelajari, materi yang satunya malah sedang ku proses. Belum lagi aku harus berbicara didepan forum organisasiku. Hampir muak rasanya. Ingin kabur dari semua kegiatan. Tapi superegoku menahan…

    Continue Reading

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports